Sabtu, 01 Februari 2014

Karya Ilmiah Remaja(KIR)
SMPN1 SIDOARJO
meneliti perubahan warna dalam telur 
by:@medinaimola


BAB I 
PENDAHULUAN

1.1  Latar belakang
Daya simpan telur, khususnya telur ayam,  biasanya sangat pendek. Oleh karena itu perlu diperlakukan secara khusus jika ingin telur bisa disimpan lebih lama, apalagi bila menginginkan kondisi telur berada dalam keadaan segar. Salah satu upaya memperpanjang kesegaran telur adalah dengan mengawetkannya. Pengawetan telur yang segar sangat berguna dalam upaya mengatasi saat-saat harga telur tinggi. Untuk itu dicarilah upaya pengawetan telur yang mudah, sederhana, dan irit biaya. Telur dapat bertahan lama pada suhu yang dingin, misalnya dengan menaruhnya di lemari es, tetapi kali ini saya akan membahas bahwa ada cara yang lebih mudah dan lebih awet untuk mengawetkan telur yang masih segar.
1.2  Rumusan masalah
Berdasarkan permasalahan yang diuraikan dalam latar belakang,maksud rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “bagaimana upaya mengawetkan telur tanpa harus dimasukkan kedalam lemari es, dengan menggunakan bahan-bahan dilingkungan sekitar dan tidak perlu mengeluarkan biaya besar(untuk orang yang tidak mampu membeli lemari es)’’.
1.3  Tujuan penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
a.      Mencari upaya lain dalam mengawetkan telur, khususnya pada masyarakat yang belum memiliki alat pendingin seperti lemari es atau tidak mampu membelinya.
b.      Mencoba mencari solusi dan menjawab persoalan yang muncul ditengah tengah masyarakat khusunya dikota Dumai,Riau.
1.4  Manfaat penelitian
a.      Bisa mengawetkan telur yang segar lebih lama tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
b.      Pengolahan yang sederhana dan tidak terlalu rumit, serta
c.       Penggunaan energi yang minimal, karena tidak menggunakan bahan bakar, sehingga,
d.      Kandungan kimia dan nutrisinya tetap terjaga terutama asam lemak dalam minyak.
.


 BAB II
KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS

2.1 KAJIAN TEORI
§  Telur ayam
Merupakan  produk peternakan yang memberikan sumbangan terbesar bagi tercapainya kecukupan gizi masyarakat. Dari sebutir telur didapatkan gizi yang cukup sempurna karena mengandung zat-zat gizi yang sangat baik dan mudah dicerna. Oleh karenanya telur ayam merupakan pangan yang sangat baik untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuh dan yang memerlukan protein,mineral dalam jumlah banyak dan juga dianjurkan diberikan kepada orang yang sedang sakit untuk mempercepat proses kesembuhan.
§  Kelapa Tua
Merupakan tanaman serbaguna yang memiliki nilai eknomi tinggi. Seluruh bagian tanaman mulai dari akar, batang, daun dan buahnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhan kebutuhan manusia,sehingga disebut sebagai pohon kehidupan( tree for life). Begitu pula dengan hasil santan yang dihasilkan oleh kelapa tua memiliki fungsi yang sangat besar untuk ibuibu rumah tangga atau ibu ibu yang biasanya suka memasak.
§  Minyak Kelapa Tua
Salah satu bagian dari kelapa yang bermanfaat adalah minyaknya. Minyak kelapa dihasilkan dari parutan kelapa tua melalui proses khusus tanpa bahan kimia. Kandungan lemak,
minyak kelapa memang penuh dengan lemak jenuh. Namun tidak sama seperti margarin atau minyak buatan lainnya, minyak kelapa yang alami justru baik untuk menurunkan berat badan Dan jika ingin mengonsumsi makanan yang lebih sehat, sebaiknya Anda mulai beralih menggoreng dengan minyak kelapa. Sebab minyak kelapa berbeda dengan minyak goreng biasa yang mudah menghancurkan antioksidan pada makanan. Memasak dengan minyak kelapa juga akan memberikan sedikit cita rasa kelapa pada makanan Anda. Yaitu aroma wanginya sangat terasa.

2.2             HIPOTESIS

Mengawetkan telur menggunakan kelapa tua lebih tahan lama dan lebih hemat dibandingkan dengan dimasukkan kedalam lemari es.



BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian
Metode yang digunakan adalah eksperimen dan pengumpulan data, eksperimen pengawetan telur ayam yang segar terdiri dari parutan kelapa tua dan air putih.  Kemudian membandingkan berapa lama pengawetan telur jika ditaruh diruangan biasa dengan diberi minyak kelapa tua
3.2 Variable
·         Variable manipulasi
     Pemberian rendaman air kelapa
·         Variable respon
Keadaan/kualitas telur setelah direndam dalam jangka waktu
·         Variable control
 Jenis telur
                                                Waktu perebusannya
Jangka waktu
3.3 Alat dan Bahan
1.      Alat
·         Panci
·         Baskom
·         Penyaring
·         3 Mangkuk
2.      Bahan
·        telur
·        Kelapa tua yang sudah diparut
·        Air putih biasa





3.4 Prosedur
1.      Pilih kelapa tua yang masih bagus
2.      Belah kelapa tua tersebut menjadi dua
3.      Parut kelapa tua tersebut,airnya bisa digunakan untuk diminum
4.      Jika sudah diparut ambil wadah yang masih kosong dan bersih,lalu saring parutan tersebut menggunakan penyaring hingga menghasilkan santan.
5.      Siapkan wajan diatas api,masukkan santan tersebut kedalam wajan
6.      Aduk dengan rata santan dalam wajan tersebut jika terdapat gumpalan gumpalan
7.      Tunggu hingga aroma harum datang dan sudah terlihat minyaknya
8.      Jika masih terdapat sisasisa santan,tunduk beberapa lama atau saring menggunakan penyaring
9.      Jika minyak sudah siap,oleskan kebeberapa telur yang diinginkan untuk diawetkan.



BAB IV
JADWAL DAN BIAYA PENELITIAN

4.1 Jadwal Penelitian
Ø  Meneliti perbedaan apa saja yang terjadi pada telur yang dioleskan minyak kelapa tua,dimasukkan kedalam lemari es,dan dibiarkan diruangan terbuka selama 2minggu dari tanggal 25desember2013 sampai tanggal7January2014
Ø  Meneliti perbedaan apa saja yang semakin keliiatan selama 4minggu dari tanggal27desember2013 sampai tanggal23January2014
Ø  Dan meneliti mana yang paling awet kesegarannya selama 5minggu dari tanggal27desember2013 sampai tanggal30January2014


4.2 Biaya Penelitian
Macam barang
Banyaknya barang
Harga barang
Telur Ayam
9telur ayam
15.000
Parutan kelapa
5kg
12.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar